Soegijono

ini mungkin berguna

Stabilitas Terumbu Buatan Kubus Berrongga Penyusun Submerged Breakwater

Posted by soegijono pada 50

Kerusakan terumbu karang membawa dampak hilangnya perlindungan pantai yang disertai turunnya produktivitas perikanan secara drastis karena hilangnya habitat berbagai jenis biota laut. Gagasan untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah dengan membuat struktur terumbu buatan yang dapat berfungsi sebagai pelindung pantai sekaligus menciptakan habitat baru bagi biota laut. Salah satu aspek yang diperhitungkan pada penerapan terumbu buatan adalah stabilitas terumbu karena terkait dengan efisiensi penerapannya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Konservasi | Komentar Dinonaktifkan pada Stabilitas Terumbu Buatan Kubus Berrongga Penyusun Submerged Breakwater

Study on genetik diversity and mating system in a seedling seed orchard of Pinus merkusii

Posted by soegijono pada 53

Pinus merkusii merupakan satu-satunya jenis pinus yang tersebar secara alami melewati garis katulistiwa dan mempunyai keistimewaan pada proses reproduksi yaitu berbunga dan menghasilkan buah sepanjang tahun (Mirov 1967).  Di Indonesia, P. merkusii adalah salah satu species pohon yang paling penting untuk kayu pertukangan, produksi resin dan untuk rehabilitasi lahan (Suhardi et al. 1994). Pemuliaan pohon untuk spesies ini dimulai pada tahun 70-an melalui pembangunan kebun benih (seedling seed orchard = SSO) dengan penanaman 1,000 famili-famili terpilih dari hutan tanaman yang ada di pulau Jawa (Soeseno 1988). Baca entri selengkapnya »

Posted in Produksi | Dengan kaitkata: , | Komentar Dinonaktifkan pada Study on genetik diversity and mating system in a seedling seed orchard of Pinus merkusii

Analisis Tapak untuk Rehabilitasi Hutan Rawa Gambut Kalimantan Tengah Menggunakan Citra Spot dan Sistem Informasi Geografis

Posted by soegijono pada 09

Proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) sejuta hektar merupakan mega proyek nasional secara ekstensifikasi dengan mengonversi kawasan hutan rawa gambut (peat swamp forest) menjadi areal pengembangan pertanian (CIMTROP dan BAPPEDA Kalteng, 2003). Pembukaan areal gambut yang disertai dengan pembangunan kanal-kanal berukuran besar sebagai sarana pengatusan (drainage) dan simpanan air (BAPLAN, 2006). Fungsi tersebut menjadi kontraproduktif melainkan semakin mengeringkan kawasan eks-PLG serta merombak lapisan antara yang bersentuhan dengan lapisan batuan induk. Baca entri selengkapnya »

Posted in Rehabilitasi | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Analisis Tapak untuk Rehabilitasi Hutan Rawa Gambut Kalimantan Tengah Menggunakan Citra Spot dan Sistem Informasi Geografis

Habitat dan Populasi Owa Jawa (Hylobates moloch Audebert 1797) di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat

Posted by soegijono pada 57

Owa Jawa atau Javan gibbon (Hylobates moloch Audebert 1797) merupakan salah satu jenis primata endemik yang dimiliki Indonesia, dengan wilayah penyebaran yang meliputi Jawa Barat dan Jawa Tengah.  Berdasarkan kategori IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) tahun 2000, Owa Jawa terancam punah dengan kategori kritis (critically endangered), artinya menghadapi resiko kepunahan sangat tinggi di alam.   Baca entri selengkapnya »

Posted in Konservasi | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Habitat dan Populasi Owa Jawa (Hylobates moloch Audebert 1797) di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat

Evaluasi Kelestarian Hutan Rakyat Berbasis Partisipasi Masyarakat (Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul)

Posted by soegijono pada 32

Manfaat pembangunan hutan rakyat, diantaranya untuk konservasi tanah dan air, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penyediaan bahan baku, serta menjaga keamanan kawasan hutan, dll. Tradisi hutan rakyat di Jawa tumbuh jauh sebelum kebijakan penghijauan diluncurkan oleh Pemerintah (Awang et al,2001). Secara Nasional perkembangan hutan rakyat berada di bawah payung penghijauan tahun 1960-an dan Pekan Raya Penghijauan tahun 1961 (Kusumedi, 2003). Baca entri selengkapnya »

Posted in Rehabilitasi | Dengan kaitkata: , , , | Komentar Dinonaktifkan pada Evaluasi Kelestarian Hutan Rakyat Berbasis Partisipasi Masyarakat (Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul)

Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Pertumbuhan Tahunan Jati (Tectona grandis L.T) di Desa Nong Chin

Posted by soegijono pada 42

Hutan merupakan salah satu ekosistem yang paling berharga di dunia, yang mengandung lebih dari 60 persen dari keanekaragaman hayati di dunia. Keanekaragaman hayati tersebut memiliki beberapa nilai-nilai sosial dan ekonomi, selain dari nilai intrinsik, yang penting dari fungsi ekologis hutan dalam kaitannya dengan tanah dan air serta perlindungan terhadap nilai ekonomi dari berbagai produk yang dapat diambil dari hutan. Bagi banyak masyarakat adat dan masyarakat yang bergantung pada hutan, hutan yang merupakan mata pencaharian mereka memberi mereka tanaman untuk pangan dan untuk obat, hewan buruan, buah-buahan, madu, tempat berteduh, kayu dan berbagai barang lainnya, serta dengan nilai-nilai budaya dan rohani (Vajpeyi, 2001; Verolme dkk., 1999). Baca entri selengkapnya »

Posted in Rehabilitasi | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Pertumbuhan Tahunan Jati (Tectona grandis L.T) di Desa Nong Chin

Penentuan Rujukan dan Skenario Pengurangan Emisi Karbon Dari Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia

Posted by soegijono pada 33

Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sejak tahun 1990an mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan emisi GRK mengakibatkan perubahan iklim global yang cukup mengkhawatirkan. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2007 melaporkan bahwa kecenderungan suhu permukaan global pada 50 tahun terakhir (1956 – 2006) mengalami peningkatan hampir 2 kali lipat.  Peningkatan suhu global tersebut kemudian dikenal dengan istilah pemanasan global (global warming) (IPCC 2007a). Baca entri selengkapnya »

Posted in Konservasi | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Penentuan Rujukan dan Skenario Pengurangan Emisi Karbon Dari Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia

Estimasi Kandungan dan Harga Karbon pada Tegakan Hutan Produksi di Kalimantan

Posted by soegijono pada 49

Karbon yang terlepas (carbon emision) di udara bebas akan mengakibatkan suhu permukaan laut meningkat. Peningkatan suhu muka air laut ini akan meningkatkan pencairan es kutub. Pada abad 20 diperkirakan permukaan air laut naik sebesar 0,17 m, dan pada tahun 2100 diperkirakan akan naik sebesar 0,18 – 0,59 m. Baca entri selengkapnya »

Posted in Konservasi, Perencanaan | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Estimasi Kandungan dan Harga Karbon pada Tegakan Hutan Produksi di Kalimantan

Studi Perbandingan Kehilangan Hara Melalui Aliran Air Sungai Berdasar Perbedaan Pola Penggunaan Lahan (Studi Kasus di Sub DAS Rahtawu dan Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah)

Posted by soegijono pada 11

Pembangunan sumberdaya alam utamanya sumberdaya hutan dan lahan guna menunjang pembangunan Indonesia di masa mendatang telah menjadi tuntutan dalam pemenuhan kebutuhan hidup setiap komponen masyarakat bangsa Indonesia. Pertumbuhan penduduk yang pesat, degradasi lahan, kerusakan lingkungan dan bencana alam yang semakin meningkat menambah deretan panjang permasalahan kehidupan yang semakin kompleks.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Rehabilitasi | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Studi Perbandingan Kehilangan Hara Melalui Aliran Air Sungai Berdasar Perbedaan Pola Penggunaan Lahan (Studi Kasus di Sub DAS Rahtawu dan Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah)

Penilaian Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Erosi Tanah dengan Menggunakan Penginderaan Jauh dan SIG di Sub DAS Mesaam, Bali

Posted by soegijono pada 47

Degradasi lahan merupakan masalah utama di dunia dan isu penting di Konvensi PBB untuk Desertifikasi, Konvensi Biodiversity dan Protokol Kyoto. Menurut FAO, definisi degradasi lahan adalah penurunan kapasitas produktif lahan secara temporal maupun permanen. Baca entri selengkapnya »

Posted in Rehabilitasi | Dengan kaitkata: , , | Komentar Dinonaktifkan pada Penilaian Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Erosi Tanah dengan Menggunakan Penginderaan Jauh dan SIG di Sub DAS Mesaam, Bali